Jakarta, 26 April 2012
Setiap biasa, aku harus mengumpulkan semangat menuju
tempatku mencari rezeki. Selama perjalanan aku sukses melawan rasa kantuk dan
bosan dengan membaca novel “perahu kertas”, novel yang ku pinjam dari temen
kantor. :D
Tapi ngomong-ngomong soal novel , dulu aku paling anti pati
dengan namanya novel, hehehe. Di mataku
novel itu lebay, dan terlalu berkhayal. Mungkin ini karena aku lihat
temen-temenku yg fanatik dengan novel
seperti itu..hehe. Bahkan novel yg best seller sampai masuk layar lebar pun
tidak terlalu tertarik, kesannya terlalu perfect. Novelnya apa??rahasiaaa….ihihihih.
Awal mula aku tertarik novel, saat mengenal cewek yang
namanya “Yossy Monawati” :D. teman kerja yang baru ku kenal sekitar 7 bulan
yang lalu. Ni anak banyak banget novelnya, tebel-tebel lagi dan kayak buku-buku telekomunikasi jaman SMK dulu.hahahaha.. sesekali aku
lihat-lihat novelnya, hmm sepertinya beda?? Tanya-tanya deh ke dia,
novel-novelnya bagus sepertinya nggak terlalu bahas cinta-cinta atau over
penghayal.hehehe (dasarnya aku aja sih
yang nggak ngerti seni..hihihi)
Novel pertama yang aku pinjam waktu itu, novel Raditya Dika
yang lebih di kenal dengan blognya “Kambing Jantan” tapi yang aku baca judulnya
“Manusia Setengah Salmon”. Novel Kedua “Gadis cilik di Jendela” oleh Totho
chan, uniknya novel yg satu ini dari judul dan cover semua orang pasti mengira
novel anak-anak dan terkesan childish
(bahasa kampungku.hehehe), tapi justru banyak hal positif yang bisa di ambil. Kalau
nurut aku cocok untuk seorang pengajar atau calon-calon ibu cara mengajarkan
hal-hal baru kepada anak-anak. Novel ketiga “Negeri 5 Menara”, novel yang satu
ini jujur sampek buat aku nangis soalnya bener-bener ngajak aku flashback
saat-saat masih tinggal di asrama, kangen dan kental dengan nilai positifnya.
Novel keempat “perahu kertas” oleh dee, lebih di kenal orang-orang mungkin dengan
dewi lestari penyanyi, atau lebih tepatnya aku yang kenal dia lewat
nyanyi.hihihihi
Intinya sih dari atas sampai bawah…apa yaa?? Agak nggak
nyambung, tapi maksudku lebih nggak semua novel lebay dan full dengan hal-hal romantic.
Tapi bagaimana kita mengambil sisi positif dari setiap yang kita baca dan
pelajaran hidup untuk lebih baik (bijaksana ya aku??hahahahah *hibur diri*).
Dan inti keduanya.. lagi bosen di kantor, n nggak tau mana
yg harus aku kerjain serba nggak jelas projeknya.hehehe.. karena da lama pengen
nulis d blog, ya udah deh sambil pura-pura sibuk aku
mulai.hahaha..ssstttt..contoh tidak baik y inti yg kedua *jangan ditiru*
*untuk hal-hal dan pelajaran positif yang dapat di ambil
dari novel-novel tu di bahas dalam topic selanjutnya... :D “bak penulis handal aja :P”
Note:
Thanks to “yossy” , bisa belajar hal lain lewat dia.eiitss…kesannya
aku menyanjung dia ya, tapi yang jelas gua nggak naksir ma dia.hahahaha.. I’m
Normal ;))
2 comments:
awas ya kalo sampe naksir!
wkkwkwkwkw
diam..diam..aku mengagumi :P
Post a Comment